Gara-Gara Maling Karet, Tegeret ke Bui

INDONESIASATU.CO.ID:

WAY KANAN - Unit Reskrim Polsek Way Tuba bekerja sama bersama masyarakat berhasil ungkap Kasus Pencurian dengan pemberatan.
Berdasarakan Laporan polisi Nomor :  LP B- 12 /I/2019/POLDA LPG/RES WK/SEK WAY TUBA, tanggal 13 Januari 2018.

Berdasarkan laporan dari masyarakat, saat di konfirmasi Kapolsek Way Tuba Iptu Saeful Nawas melalui Kanit Reskrim Polsek Way Tuba Bripka Erick oleh Journalist indonesiasatu.co.id mengatakan bahwa membenarkan bahwa telah terjadi pencurian getah karet yang TKP nya terletak di kampung Bandarsari Kecamatan Way Tuba Kabupaten Way Kanan atas kerjasama dengan masyarakat dan Linmas yang berada di Kampung tersebut, pelaku berhasil kita amankan,  dan sudah kita amankan di Polsek Way Tuba, ungkap Erick.

Menurut keterangan korban atas nama JIWO WINARNO Bin HARJO ALM,Way Tuba, 23 juli 1983, kp. Bandar sari RT 03,RW 04 kec. Way Tuba Kab. Way Kanan, menerangkan bahwa kejadian tanggal 12 Januari 2019, saat itu korban datang ke kebun sekira pukul 17:00 Wib untuk mengontrol hasil deresan karet miliknya, korban terkejut karena melihat mangkok tempat penampungan getah karet hampir semua sudah pada kosong, kemudian korban melanjutkan pemeriksaan di seputaran kebun karet yang sudah dideresnya, ternyata banyak yang kosong.

Setelah itu korban berusaha mencari dan melihat di sekitar areal kebun milik korban, timbul kecurigaan bahwa ada sebuah kotak yang berisi karet di dekat semak-semak milik korban, kemudian korban langsung melihat dari jarak dekat, dan si korban yakin kalau kotak yang berisi getah karet tersebut adalah miliknya,  yang telah beberapa hari ini korban deres/sadap, karena korban merasa penasaran, kemudian korban melakukan pengintaian di TKP kebun  karet tersebut sampai ke-esokan harinya sekitar pukul 10.00 wib, karena karena korban merasa kelaparan, kemudian korban pulang ke rumah untuk makan, karena merasa penasaran si korban meminta tolong kepada sahabat korban untuk melanjutkan  pengintaian di TKP yaitu di sekitar kebun karet milik korban tersebut melalui pak PARDI dan juga selaku Linmas kp. Bandarsari Kec. Way  Tuba  Kab. Way  Kanan.

pada saat saksi GIONO sedang makan, sentak istrinya yaitu TATIK langsung berkata "itu orangnya yang membawa karet" karena mendengar hal tersebut, sdr. GIONO tanpa pikir panjang langsung mengejar sampai di Lapaknya HENDRO (Tengkulak Karet) dan menyampaikan bahwa karet yang dj bawa oleh pelaku itu adalah getah karet milik pak JIWO, kemudian bersama warga mengamankan DENI ANTONI berikut 1 (satu) unit sepeda  motor yamaha Vega ZR warna merah dan 1(satu) kotak getah karet.

Adapun identitas Pelaku, yakni saudara D.A bin SB, 24 Thn, laki-laki, Tani, Islam, jawa Kp. Bandar  sari Rt 02, Rw 04, Kec. Way Tuba Kab. Way Kanan,  kemudian Saksi-Saksi :
1.GIONO bin RESO 52 Tahun, laki2 Tani, jawa, Kp. Bandar sari Kec. Way Tuba Kab. Way Kanan.

2.SUPRIANTO bin SUPARDI, 41 tahun, laki2, tani, jawa, islam Kp. Bandar sari Kec. Way Tuba Kab. Way Kanan.
      
Atas kejadian tersebut  korban mengalami kerugian getah karet seberat +- 40 kg dengan perkiraan  harga per  kg sebesar Rp. 6.000, jadi total kerugian sebesar Rp. 240.000 ( Dua ratus empat puluh ribu rupiah).

Barang Bukti yang sudah kami amankan adalah :
1. Getah karet ± 40 kg milik korban
2. 1(satu buah kotak karet plastik warga hitam milik TSK
3. 1(satu) ember plastik warna putih milik TSK
4. 1(satu) unit Sepeda Motor  Yamaha Vega, Nopol : BE 8336 WR, Tahun 2013,warna merah hitam milik TSK.

Kemudian berdasarkan berita acara yang sudah kita buat, selanjutnya tersangka akan kita jerat dengan pasal 362 KUHAP, dengan ancaman hukuman lima tahun penjara, pungkas Erick.


Login | File : Gara-Gara maling karet, tersangka curat tegeret ke bui
* hanya user terdaftar yang dapat mendownload.
  • Whatsapp

Index Berita